Resume Materi PKKMB Program Studi Keperawatan UNUSA
1. Personal Branding (Bpk. Mursyidul Ibad)
Personal branding adalah, Proses membangun dari Mempromosikan citra Yang unik dan konsisten. Personal Branding tidak harus dimulai setelah lulus tetapi sebaiknya dibangun sejak kuliah melalui berbagai aktivitas, pengalaman, organisasi, dan Portofolio contohnya, keter libatan dalam proyek,Penelitian, kegiatan sosial, hingga konten media sosial bisa miemperkuat citra dini. Beberapa langkah penting dalam membangun personal branding :
A. Menentukun tujuan dan target audiens.
PPNI Juga berperan dalam standarisasi kompetensi, kode etik, advokasi kebijakan, pendidikan berkelanjutan, dan jejaring kerja nasional maupun Internasional.
Pesan utama dari pemateri adalah syukuri kesempatan kuliah, raih prestasi, juga nama baik orang tua, dan Institusi. Tingkatkan citra perawat serta tanamkan niat Ibadah dalam setiap kegiatan.
3. Pengenalan Struktur Akademik (Ibu Yanis)
Visi program adalah menjadi lembaga pendidikan keperawatan terkemuka di ASEAN dengan lulusan yang berintegritas, berorientasi Global dan tetap berakar Pada Nilai nilai Islam. Mahasiswa diarahkan memiliki pemahaman komprehensif tentang ilmj keperawatan, Inovasi, tanggung Jawab sosial, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat.
Mahasiswa dibekali teori, praktikum, dan keterampilan klinik, termasuk tambahan mata Kuliah Bahasa Inggris, ASWAJA, dan herbal, Dll. UNUSA juga memfasilitasi praktik klinik dirumah sakit Jejaring, pengabdian masyarakat, pertukaran mahasiswa Internasional dan pembentukan karakter Islami.
4. Etika Komunikasi dan Bermedia Sosial (Yurike Septianingrum)
Dalam era digital, hampir semua mahasiswa memiliki media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Twitter. Media sosial mempermudah komunikasi, tetapi penggunaannya harus bijak. Tidak semua konten boleh dibagikan, terutama yang mengandung kekerasan, pornografi, atau informasi palsu. Mahasiswa diharapkan lebih kritis, namun tetap menjaga etika, sopan santun, dan norma yang berlaku.
Etika sangat penting, terutama dalam berinteraksi dengan dosen dan civitas akademika. Mahasiswa diimbau menggunakan bahasa formal, tidak berbicara kasar, menjaga sopan santun, dan menghindari istilah gaul yang kurang pantas. Saat berkomunikasi dengan dosen, gunakan salam, perkenalkan diri, sebutkan kepentingan, dan sampaikan dengan bahasa yang baik.
Plagiarisme mahasiswa wajib menghindari menjiplak karya orang lain dan harus menyertakan sumber kutipan.
5. Motivasi Mahasiswa Keperawatan: Kunci Sukses Perkuliahan dan Ekstrakurikuler (Ratna Yunita Sari)
Motivasi menjadi energi pendorong utama untuk mencapai tujuan, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan diri. Mahasiswa keperawatan diharapkan memiliki tujuan yang jelas, seperti meraih prestasi akademik, menguasai keterampilan klinik, dan mendapatkan sertifikasi kompetensi.
Pengembangan diri melalui organisasi mahasiswa dan ekstrakurikuler. Dengan aktif berorganisasi, mahasiswa dapat melatih disiplin, bersosialisasi, membentuk karakter, dan meningkatkan kepercayaan diri. Introvert sekalipun diajak untuk berani tampil dan berkembang.
Belajar bersama, berbagi pengetahuan, dan menjalin kerja sama dengan teman-teman juga menjadi strategi penting untuk mencapai keberhasilan akademik.
B. Menonjolkan keunikan diri.
C. membangun portofolio dan konten berkualitas.
D. Membangun Jaringan.
E. Konsisten dan fokus.
2. Pengenalan Organisasi Profesi (Bpk. Nur Huda)
Persatuan perawat Nasional Indonesia (PPNI) organisasi profesi resmi perawat Indonesia yang berdiri Pada 17 Maret 1974. Visi PPNI adalah menjadi organisasi yang dicintai anggota, dipercaya Pemerintah, dan diakui dunia. Sedangkan misinya Mencakup pembinaan anggota, pengembangan Ilmu, pengawasan praktik, perlindungan hukum, serta peningkatan kompetensi perawat.
C. membangun portofolio dan konten berkualitas.
D. Membangun Jaringan.
E. Konsisten dan fokus.
2. Pengenalan Organisasi Profesi (Bpk. Nur Huda)
Persatuan perawat Nasional Indonesia (PPNI) organisasi profesi resmi perawat Indonesia yang berdiri Pada 17 Maret 1974. Visi PPNI adalah menjadi organisasi yang dicintai anggota, dipercaya Pemerintah, dan diakui dunia. Sedangkan misinya Mencakup pembinaan anggota, pengembangan Ilmu, pengawasan praktik, perlindungan hukum, serta peningkatan kompetensi perawat.
PPNI Juga berperan dalam standarisasi kompetensi, kode etik, advokasi kebijakan, pendidikan berkelanjutan, dan jejaring kerja nasional maupun Internasional.
Pesan utama dari pemateri adalah syukuri kesempatan kuliah, raih prestasi, juga nama baik orang tua, dan Institusi. Tingkatkan citra perawat serta tanamkan niat Ibadah dalam setiap kegiatan.
3. Pengenalan Struktur Akademik (Ibu Yanis)
Visi program adalah menjadi lembaga pendidikan keperawatan terkemuka di ASEAN dengan lulusan yang berintegritas, berorientasi Global dan tetap berakar Pada Nilai nilai Islam. Mahasiswa diarahkan memiliki pemahaman komprehensif tentang ilmj keperawatan, Inovasi, tanggung Jawab sosial, kewirausahaan, dan pengabdian masyarakat.
Mahasiswa dibekali teori, praktikum, dan keterampilan klinik, termasuk tambahan mata Kuliah Bahasa Inggris, ASWAJA, dan herbal, Dll. UNUSA juga memfasilitasi praktik klinik dirumah sakit Jejaring, pengabdian masyarakat, pertukaran mahasiswa Internasional dan pembentukan karakter Islami.
4. Etika Komunikasi dan Bermedia Sosial (Yurike Septianingrum)
Dalam era digital, hampir semua mahasiswa memiliki media sosial seperti Instagram, WhatsApp, dan Twitter. Media sosial mempermudah komunikasi, tetapi penggunaannya harus bijak. Tidak semua konten boleh dibagikan, terutama yang mengandung kekerasan, pornografi, atau informasi palsu. Mahasiswa diharapkan lebih kritis, namun tetap menjaga etika, sopan santun, dan norma yang berlaku.
Etika sangat penting, terutama dalam berinteraksi dengan dosen dan civitas akademika. Mahasiswa diimbau menggunakan bahasa formal, tidak berbicara kasar, menjaga sopan santun, dan menghindari istilah gaul yang kurang pantas. Saat berkomunikasi dengan dosen, gunakan salam, perkenalkan diri, sebutkan kepentingan, dan sampaikan dengan bahasa yang baik.
Plagiarisme mahasiswa wajib menghindari menjiplak karya orang lain dan harus menyertakan sumber kutipan.
5. Motivasi Mahasiswa Keperawatan: Kunci Sukses Perkuliahan dan Ekstrakurikuler (Ratna Yunita Sari)
Motivasi menjadi energi pendorong utama untuk mencapai tujuan, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan diri. Mahasiswa keperawatan diharapkan memiliki tujuan yang jelas, seperti meraih prestasi akademik, menguasai keterampilan klinik, dan mendapatkan sertifikasi kompetensi.
Pengembangan diri melalui organisasi mahasiswa dan ekstrakurikuler. Dengan aktif berorganisasi, mahasiswa dapat melatih disiplin, bersosialisasi, membentuk karakter, dan meningkatkan kepercayaan diri. Introvert sekalipun diajak untuk berani tampil dan berkembang.
Belajar bersama, berbagi pengetahuan, dan menjalin kerja sama dengan teman-teman juga menjadi strategi penting untuk mencapai keberhasilan akademik.
Lihat juga blog teman saya : DIMAS
Dan jangan lupa ikuti sosial media kita :
- Facebook
- Instagram
- Youtube
- Twitter ( X )
- Tiktok

Komentar
Posting Komentar